Refleksi di Mushola As-Salam
Candimulyo, 25 April 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Mushola As-Salam pagi ini. Selepas agenda rutin kajian slapanan, interaksi warga tidak berhenti begitu saja. Di tempat inilah, Kepala Dusun Madukoro, Bapak Joko Slamet, S.Pd., Gr., membuka obrolan strategis dengan narasumber, Dr. Ahmad Fauzi, M.Ag. Obrolan ini terasa sangat relevan mengingat Desa Candimulyo kini menyandang predikat bergengsi sebagai Juara Nasional Kampung Keluarga Berkualitas.
"Sebagai desa yang kini menjadi percontohan skala nasional, kita memiliki tanggung jawab moral untuk terus melakukan inovasi pengasuhan," ujar Pak Joko Slamet. Beliau kemudian menanyakan perihal Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI)—sebuah program kementerian yang sangat krusial dalam memperkuat struktur keluarga Indonesia.
GATI: Menjaga Kualitas "Kampung Juara"
Dr. Ahmad Fauzi, M.Ag., menyambut pertanyaan tersebut dengan apresiasi tinggi. Beliau menegaskan bahwa gelar nasional yang diraih Candimulyo bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal untuk membuktikan bahwa kualitas keluarga desa ini benar-benar tangguh.
"Predikat Juara Nasional Kampung KB menuntut kita untuk inklusif. GATI adalah instrumen kementerian yang tepat untuk itu. Kita seringkali fokus pada peran ibu di Kampung KB, namun lupa bahwa keterlibatan ayah (fathering) adalah kunci stabilitas psikologis anak. Jika kita ingin mempertahankan gelar juara ini, kita harus memastikan bahwa tidak ada lagi 'bapak yang absen' di rumah-rumah warga kita."
Mengapa Harus GATI?
Dalam kajian tersebut, Dr. Ahmad Fauzi menjelaskan mengapa GATI sangat relevan dengan kebijakan pembangunan SDM saat ini:
- Integrasi Kebijakan: GATI sejalan dengan visi Kampung Keluarga Berkualitas dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan ketahanan keluarga.
- Keteladanan sebagai Kunci: GATI menekankan bahwa ayah adalah model utama bagi anak laki-laki dan standar keamanan bagi anak perempuan.
- Pembangunan Berkelanjutan: Dengan mengadopsi semangat GATI, Desa Candimulyo akan menjadi pionir desa yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga secara kualitas perilaku warga.
Langkah Nyata ke Depan
Diskusi di serambi Mushola As-Salam ini berakhir dengan komitmen yang kuat. Pak Joko Slamet menegaskan bahwa program GATI akan segera diintegrasikan dalam agenda kegiatan Dusun Madukoro. Desa Candimulyo sekali lagi membuktikan bahwa mereka bukan sekadar juara di atas kertas, tetapi juara dalam tindakan nyata bagi warganya.