MADUKORO, CANDIMULYO — 08 Januari 2026 | Reporter: Joko Slamet, S.Pd.,Gr
CANDIMULYO, KERTEK – Di bawah sejuknya udara lereng pegunungan Kecamatan Kertek, hamparan warna kuning keemasan menyambut rombongan pejabat teras Kabupaten Wonosobo pada Jumat pagi (6/1/2026). Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, hari itu bukan sekadar lokasi pertanian biasa, melainkan pusat perhatian nasional dalam perhelatan Panen Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB ini menjadi bukti nyata kesiapan daerah dalam menyongsong kemandirian pangan. Ratusan petani dari tiga kelompok tani andalan—Berkah Tani (pimpinan Tudi), Metro (pimpinan Warisman), dan Mekar Mandiri (pimpinan Arifudin)—tampak sumringah menyambut musim panen yang bertepatan dengan gerakan serentak di 34 provinsi di Indonesia.
Dokumentasi Visual Lapangan
Antusiasme petani dan undangan saat prosesi panen raya (Source: @candimulyo_official)
Hadirnya Para Petinggi Daerah
Kehadiran jajaran pimpinan daerah menegaskan bahwa kedaulatan pangan adalah prioritas utama. Tampak hadir Wakil Bupati Wonosobo H. Amir Husein, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., serta Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos.
Turut hadir memberikan dukungan strategis antara lain Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Kadispaperkan Kabupaten Wonosobo, Kepala BPS, hingga perwakilan Perhutani Kedu Utara dan Bulog. Kehadiran lintas sektoral ini memastikan bahwa dari sisi keamanan, ketersediaan benih, hingga akses pasar pasca-panen telah terencana dengan matang.
Implementasi Kebijakan Pusat
Acara dimulai dengan seremoni daring bersama Kapolri, Menteri Pertanian, dan Ketua Komisi IV DPR RI. Kegiatan ini merupakan realisasi dari Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/37/I/KEP./2026 tertanggal 6 Januari 2026, yang diselaraskan dengan Rencana Kerja Polres Wonosobo Tahun 2026 untuk mengawal ketersediaan pangan nasional.
Dukungan Teknologi Tepat Guna
Tak hanya sekadar memetik hasil bumi, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian juga menyerahkan bantuan benih jagung varietas unggul dan alat pompa air. Bantuan ini menjadi solusi krusial bagi kelompok tani di Candimulyo guna menjaga produktivitas lahan meski di tengah tantangan cuaca ekstrem. Bapak Arifudin ponami, salah satu petani penggarap, mengaku sangat terbantu dengan adanya pompa air yang dapat menjamin ketersediaan air secara merata.
Kepala Desa Candimulyo, Parman, bersama Kepala Dusun Madukoro sekaligus Reporter kami, Joko Slamet, S.Pd.,Gr, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat tetap tinggi hingga acara usai. Dengan kolaborasi yang solid antara Gapoktan, PPL, dan jajaran Forkopimda, Desa Candimulyo siap menjadi lumbung pangan andalan Jawa Tengah di masa depan.